Skip to main content

Kartu Identitas Anak (KIA)

Syarat dan cara pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) di kelurahan kecamatan kota bekasi, sebagai berikut :

Bagi yang memiliki Anak, cucu usia 1 Tahun s/d 15 tahun,untuk segera mengurus membuatkan Kartu Identitas Anak (KIA)
Dengan Persyaratan, sebagai berikut :
1.Foto Copy Kartu keluarga
2.Foto Copy Akte akte Kelahiran Anak
3.Foto Copy EKTP Suami dan Isteri
4.Foto Copy Akte Nikah
5.Foto Anak Dari HP
Kalau Data Sudah Lengkap
Bawa Kekelurahan Untuk Dibuatkan Kartu Identitas Anak (KIA),
Kartu KIA ini Digunakan Untuk Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru Nanti.
Kabarin Saudara,Teman dan Kerabat
Agar segera Membuatkan Anak,Cucu nya untuk di Urus Dikelurahan Masing-masing.

DASAR HUKUM

a. Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

b. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, sebagaimanan telah diubah dengan Undang-undang Nomor 24 tahun 2013.

c. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak.

PENGERTIAN

Bahwa pada saat ini anak berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah tidak memiliki identitas penduduk yang berlaku secara nasional dan terintegrasi dengan Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan, sehingga dipandang perlu adanya penerbitan Kartu Identitas Anak yang selanjutnya disingkat menjadi KIA. KIA adalah Identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang nantinya ditertibkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota Pemerintah menerbitkan KIA bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan public serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga Negara Indonesia.

Dalam Penerbitan KIA tidak perlu dilakukan perekaman data kependudukan sebagaimana penerbitan KTP Elektronik namun setelah memasuki usia 17 tahun harus mengikuti perekaman guna diterbitkanya KTP Elektronik pengganti KIA. Kartu Identitas Anak (KIA) berisikan nama, alamat, nama orang tua, nomor kartu penduduk, dan sejumlah identitas diri lainnya. Dalam penerbitan.

sekian informasi yang bisa saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf, terima kasih.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

SURAT KEMATIAN/KUNING

Kali ini saya membahas bagaimana membuat surat Kematian di Kelurahan. SURAT KEMATIAN / KARTU KUNING Syarat-syaratnya sebagai berikut : 1. Membawa surat pengantar RT dan RW. 2. E-KTP yang meninggal dan ektp penjamin/keluarga ybs. 3. Kartu Kelurga (KK). 4. Isi Form akan dimakamkan di daerah mana tempat tinggal yang tertera di Ektp atau domisili     kampung. Surat Kematian ini Cukup sampai dengan kelurahan, form / surat kematian berwarna     kuning hanya sekali dikeluarkan di kelurahan domisili setempat. cukup ditunggu 1 hari jadi.    Sekian informasi yang bisa saya berikan kurang lebihnya mohon maaf dan terima kasih.

Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)

Ada baik nya apabila kita ingin membuat surat ini agar dipersiapkan segalanya dengan sebaik mungkin dikarenakan surat ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak bisa dipercepat dengan keadaan terkadang pejabat yang menandatangin nya tidak selalu di tempat bisa lurah, camat sampai dengan ke dinas. maka dari itu kita harus mengetahui bagaimana prosedur dan syarat-syaratnya sebagai berikut : pertama ke kelurahan setelah selesai kekecamatan dan untuk membuat siup dan tdp ke dinas. 1. Mengisi formulir Surat keterangan domisili usaha (SKDU). 2. foto copy surat pendirian Akte CV atau PT. 3. foto copy ektp penanggung jawab atau pimpinan perusahaan. 4. foto copy tanda lunas Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun berjalan. 5. Surat pengantar rt dan rw setempat atau keterangan dari centra bisnis. 6. Foto copy surat sewa menyewa apabila status tempat menyewa. 7. Surat kuasa mengurus apabila yang bersangkutan(ybs) tidak dapat mengurus. materai 6000 dan ektp yang diberi kuasa/perwakilan. d...